Puisi - Mengeja Jalanmu

Mengeja Jalanmu

Puisi - Mengeja Jalanmu

lama aku mengeja bait demi bait jalanmu.
setiap tikungan adalah garis lampahmu.
persyarikatan bukanlah hambatan.
melainkan kesampaian tujuan adalah harapan.

sesekali dalam persimpangan,
memilih arah tekadkan pilihan.
jalanmu meski terjal kian memaksa,
menuntun arah kaki hingga ujungnya.

bukan misteri bukan pula daun,
bayangnmu hanya hadir di balik embun.
bukan misteri bukan pula aksara,
mengenangmu sepanjang jalan kereta.

lagi-lagi aku berlama mengeja jalanmu.
tidaklah mudah ternyata hingga memahami.
akibat terlalu tebal embun di hulu.
jalanmu tetaplah aku arungi.

nun jauh cakrawala,
tetap pula kutemukan jejakmu.
bukan tiga bukan pula dua,
cukuplah satu untuk bermadu.