Menduga Pahala
pernahkan ada sadar
akan lapar yang membungkus dosa
seluruh ayat dibuat sia-sia.
tentulah bukan niat untuk menuduh
di antara kita
menganyam amal berharap pahala
sementara sebatas menduga-duga;
dan yang diharap melengos jauh.
nun..,
hanya satu hurup disimpan di ujung
menunggu waktu berbuka tiba
meski sekedar untuk mencicipi sisa-sisa;
itu pun kalau nasib beruntung.
bila tidak? cukuplah menelan ludah dalam nun..,
pernahkah ada sadar
akan dahaga yang hanyutkan pahala
seluruh ayat dibuat sia-sia.
tentulah bukan untuk mengajak
di antara kita
panjatkan doa jauhkan siksa
sementara sebatas meronta-ronta;
dan tubuh sebatas sisakan tengkorak.
mim..,
satu hurup yang jadi penghubung
berkepala besar bertubuh kecil;
senebtara ekor terhimpit nan terjepit.
menanti kebebasan dalam mim..,
