PADANG DURI
Menyusuri jejakmu
seperti meletakkan telapak hati
di padang duri.
Hanya menyisakan bintik-bintik
lebam di dinding biru.
Ada luka parah
tanpa darah.
Di balik rusuk dada kiriku,
seperti sakit tulangku yang hilang dulu.
Elegimu bertabur dusta
seribu satu dalam lisan palsu.
Tak sudilah untuk kembali menyapa
