Puisi Cinta | Di batas Waktu

Di Batas Waktu


Puisi Cinta | Di batas Waktu

Dulu pernah kita bergandengan tangan
Bersembunyi di balik remang malam
Sepenggal rembulan mengintip malu-malu
Sama seperti sikapmu untukku.

Hingga tiba di batas waktu yang luput dari harapan
Tangan kita lepas tanpa alasan
Sekuat upaya dan kesungguhan tangan kuulurkan
Tak ada angin yang sanggup menguatkan
Kecuali arus deras yang menghanyutkan segala harap.

Kau tak pantas jadi satu-satunya objek musabab
ini perpisahan terjadi
Sebab aku tak terlalu pandai
memahami rasamu,
bahkan untuk sekedar membulatkan hati, aku tak mampu.
Selalu saja jiwa dan logika ingin terbelah.

Berbagi Ruang Cinta