Disana aku melihat siulan harapan yang dulu sirna
Namun tirai memori menghalangi semua
Alu pun terdiam di pekatnya gelap.
Aku mencintai teman hidup ku
Namun bukti cintaini tak iya rasakan
Seperti aku merasakan bukti cintanya.
Bukan karena aku tak cinta
Atau bahkan bukan karana aku tidak mengharapkan nya
Namun itu penggalan dari ke kosongan ku
mungkin tak setiap perkataan ku indah untuk nya
Namun ku indahkan setiap tuturnya
kini cintaku kembali terbagi
Terbagi untuk sang buah hati
Kini ia hadir di tengah bunga cinta yang dulu kita tanap
Dan sekarang sudah berbuah manis
Hadirnya lentera harapan di kehidupan kita
Mencadi penarang sekaligus penyempurna kelangsungan cinta kita
Aku berharap kepadanya
Agar kelak menjadi Harapan Cinta kita
