Oleh : Dzulfikar A Ridlo
Aku ingin mencintamu dengan sederhana.
Seperti irama mesin tik yang berdetak.
Mengalir dalam nadi membuka tabi imaji.
Aku ingin mencintamu dengan sederhana.
Seperti helai buku yang kugenggam setiap waktu.
Menelusup serat otak membentuk rahim ilmu.
Aku ingin mencintamu dengan sederhana.
Seperti senyuman yang tak pernah sirna,
meski dalam suasana hati luka.